16 May 2006

ai bet yu keinot andersten dis joks

PART ONE
Seorg sopir lagi nyetirin boss bule Amrik, kebetulan lagi sial. Mobilnya nyodok kendaraan di depannya krn mendadak berhenti. Dgn terbata2 ia minta maaf kpd si boss: "Sorry Sir, I brake brake, do not eat. After I Check, the wheel no flower again." ("maaf pak,saya rem2 nggak makan, stlh saya cek rodanya nggak ada kembangannya lagi.") Begitu si Boss mau ikutan ribut sama yg ditabrak, dia bilang: "Don't follow mix Sir! the bring that car if not wrong is the children fruit from manager moneys, he stupid doesn't play! let know taste." ("nggak usah ikut campur pak, yg bawa mobil itu kalo nggak salah anak buah dr manajer keuangan, dia memang goblok bukan main, biar tahu rasa.")
Besoknya si supir gak masuk kerja, terus pas lusanya dia masuk si boss bule nanya: "Why you're not coming?" Jwb si supir : "I am sorry boss, my body is not delicious, my body taste like enter the wind." ("maaf boss badan saya tidak enak, badan saya rasanya seperti masuk angin.") "I really don't know what's your point!" kata bossnya

PART TWO
Suatu hari ada bule kehilangan sepeda motornya yg dia parkir di depan toko di sekitar jln Malio-boro Yogya. Lalu dia bertanya ke Paijo yg saat itu kebetulan berada di tempat parkir,apakah dia ngeliat org yg ngambil sepeda motornya. Paijo bilang, "Yes, he use to table square-square.Worth he fast-fast go without any wet expire." ("Iya, dia memakai kemeja kotak-kotak.Pantes dia cepat-cepat pergi tanpa basa basi".) Lalu dgn sok berwibawa Paijo menasehati, "Sir, different river, if park bicycle motor liver-liver yes?" ("Tuan, lain kali kalo parkir sepeda motor hati-hati ya?") Tapi bule itu diam saja krn nggak tau mau jwb apa,shg Paijo jadi ngedumel: "Basic bule!" ("Dasar bule!")

PART THREE
Ane kaget banget kemaren ini pas lewat di depannye kelurahan, Ngebace spanduk nyang isinye: "SAVE THE COUNTRY, HANG TNI ... SAVE THE PEOPLE, HANG POLRI" Usut punye usut, ternyate nyang dimaksud ialah: "Keselametan negare,tergantung TNI ... keselametan rakyat, tergantung POLRI". Bujubuneng ..., rupenye si Lurah baru ikutan kursus bahase Inggris tapi udah nekat buat tampil ...

14 May 2006

Penyelundupan Senjata US-RI

Kalau membeli Sukhoi jet dari Rusia dan senjata lainnya tidak akan pernah dianggap penyelundupan, malah ditawarin utang dulu US$1 triliun sama yang punya. Tapi kalau membeli 882 sub-machine guns, 800 hand guns, 16 sniper rifles dan 250 air-to-air Sidewinder missiles dari US, hmmm... itu penyelundupan namanya.

Saat ini, Hadianto Djoko Djuliarso and Ignatius Ferdinandus Soeharli sedang disidang dengan tuduhan penyelundupan senjata di Federal Court Detroit, US. Hadianto yang jadi managing directornya PT Ataru Indonesia memang diakui oleh TNI sebagai subcontractor dalam urusan pengadaan senjata, tapi menurut Menhan Juwono deal terakhir itu diluar pengetahuan negara. Apes banget sih Hadianto dan Ignatius, apa jangan-jangan mereka beli senjata untuk orang lain kali ya...?

Sebenarnya ada larangan mengekspor senjata dari US ke Indonesia sejak May 1997 seperti yang tertulis di US Foreign Policy Reform Act (Title IV Chapter 6 Section 453):
(a) In General.--The United States shall not provide military assistance and arms transfers programs for a fiscal year to the Government of Indonesia unless the President determines and certifies to the Congress for that fiscal year that the Government of Indonesia meets the following requirements: .....

Following requirements-nya ada 5 poin, tapi yang menarik adalah:
(2) Protection of nongovernmental organizations.--The police or military of Indonesia do not confiscate materials from or otherwise engage in illegal raids on the offices or homes of members of both domestic or international nongovernmental organizations, including election-monitoring organizations, legal aid organizations, student organizations, trade union organizations, community organizations, environmental organizations, and religious organizations.

Ternyata sejak Nov 2005, larangan penjualan senjata ke Indonesia tersebut dihilangkan oleh Bush Administration. Ini alenia terakhir dari pernyataan US State Dept:
In resuming Foreign Military Financing, the Administration plans to provide assistance for specific military programs and units that will help modernize the Indonesian military, provide further incentives for reform of the Indonesian military, and support U.S. and Indonesian security objectives, including counterterrorism, maritime security and disaster relief.
Belakangan ini dua senator, Russell D. Feingold dan Patrick J. Leahy, menentang policy Bush Administration untuk meng-okay-kan perdagangan senjata ke Indonesia yang bisa dibaca di surat mereka tanggal 25 April 2006 ini.

Tapi semua fakta diatas cuma bisa dianggap talik ulur kebijaksanan dan politik luar negeri antara US dan Indonesia yang kalau ditambah dengan bumbu duit bisa memunculkan suatu persekongkolan atau korupsi. Wah penulis mulai sok tau nih... Ya bisa jadi toh, emang senjata itu murah apa harganya. Satu handgun aja rata-rata $500.

Kalau diliat dari kuantitas ordernya ada yang sedikit aneh di sini. 882 sub-machine guns, 800 hand guns, 16 sniper rifles dan 250 air-to-air Sidewinder itu ternyata, menurut pandangan penulis, cuma cukup untuk satu batalyon infantri (sekitar 700 tentara). Nah lho, ada yang punya rencana mo buat "batalyon swasta" nih di Indonesia.

Browsing-browsing di Google ternyata ada company yang namanya PT Ataru Indonesia. Tapi, mereka jualan "Blood Circuit for Artificial Kidney and Surgical Equipment". Hah !

(ide dari Indonesia Today)